Rabu, 28 September 2016

Dari Pembinaan Watak ke Globalisasi Pendidikan



          Sejarah pendidikan merupakan perkembangan yang amat panjang, namun kontras antara tekanan pendidikan di masa lalu dan sekarang tampaknya dapat ditengarai secara jelas, meskipun untuk mengurutkan detail-detailnya masih diperlukan penelitian-penelitian yang lebih cermat.
            Secara skematis, kontras pendidikan itu dapat dilakukan sebagai pergeseran dari kepentingan terbatas bagi elit pemimpin meluas ke kepentingan partisipasi rakyat banyak; dari kepentingan pembinaan watak kepribadian ke arah pengembangan keterampilan dan keahlian untuk bekerja; dari kepentingan individu sebagai manusia utuh ke kepentingan pergaulan sosial yang lebih luas terbuka; dari kepentingan untuk melestarikan nilai-nilai tradisional ke kepentingan perubahan sosial; dari nuansa religious dan keagamaan ke kepentingan nuansa duniawi dan sekuler.
            Belakangan ini, dengan semakin berkembangnya masyarakat kea rah globalisasi, dimana manusia semakin dihubungkan dalam keprihatinan yang sama meyangkut dunia ini, sebagaimana dirumuskan oleh Jacques Delors dkk dalam laporannya ke UNESCO, kepentingan dunia pendidikan pun tampaknya menjadi semakin kompleks. Akan tetapi, masyarakat yang berbeda latar belakang budaya dan prioritas pilihan nilainya tampaknya belum siap untuk bersepaham mengenai pendidikan macam apa yang diperlukan masyarakat global dalam millenium baru ini. Di satu pihak, kecenderunagn global menuntut pola pendidikan yang kurang lebih searah, tetapi di lain pihak, banyak masyarakat local masih khawatir jangan-jangan kecenderungan global akan melindas kepentingan dan melucuti kekayaan tradisi dan kebudayaan lokal mereka.


 

WELCOME TO IZOMAWL'S Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang