Senin, 28 November 2016

Pandangan Ontopologi Perennialisme

                 Ontopologi perennialisme terdiri dari pengertian-pengertian seperti benda individual, esensi, aksiden, dan substansi. Perennialisma membedakan suatu realita dalam aspek-aspek perwujudannya. Benda individual disini adalah benda sebagaimana Nampak dihadapan manusia dan yang ditangkap dengan panca indera. Esesnsi dari suatu kualitas yang menjadikan atau menyebabkan benda itu lebih intrinsik dari pada halnya. Adapun aksiden adalah keadaan-keadaan khusus yang dapat berubah-ubah dan yang sifatnya kurang penting dibandingkan dengan esensial. Sedangkan substansi adalah kesatuan dari tiap-tiap individu. Segala yang ada di ala mini sperti halnya manusia, batu bangunan dasar, hewan, tumbuh-tumbuhan dan sebagainya merupakan hal yang logis dalam karakternya.
             I.R Poedjawijatna mengatakan bahwa esensi dari pada kenyataan itu adalah menuju kea rah aktualitas, sehingga makin lama makin jauh dari potensialitasnya. Jadi, dengan demikian bahwa segala yang ada di ala mini terdiri dari materi dan bentuk atau badan dan jiwa yang disebut dengan substansi, bila dihubungkan dengan manusia maka manusia itu adalah potensialita yang di dalam hidupnya tidak jarang dikuasai oleh sifat eksistensi keduniaan, tidak jarang pula dimilikinya akal, perasaan dan kemauannya semua ini dapat diatasi.
 

WELCOME TO IZOMAWL'S Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang