Sabtu, 03 Desember 2016

APAKAH “GURU” JUGA FILSUF?




Yang dimaksud dengan “guru” adalah tokoh-tokoh spiritual yang di pandang telah mencpai pencerahan dan keheningan. Ada berbagai macam teknik dan metode yang digunakan para guru. Karena ungkapan-ungkapan para guru sering kali terasa mendalam dan berisi, orang kerap tergoda untuk menyebut mereka sebagai filsuf. Memang, banyak di antara mereka yang pas dengan gambaran orang tentang filsuf, yakni orang yang tua, bijak, dan berjanggut. Padahal ada perbedaan penting antara guru dan filsuf.
 Pertama, para guru menawarkan keheningan, yaitu suatu kondisi jiwa penuh ketenangan dan  rasa lepas bebas yang tidak terpengaruh oleh pasang surut kehidupan. Kedua, meskipun para guru dapat membantu memberi pencerahan kepada kita, pernyataan “kefilsafatan” mereka sebenarnya lebih merupakan suatu generalisasi psikologis tentang kodrat manusia. Ketiga, para guru memang memang mengungkapkan banyak klaim filsafat.
Jadi, ada beberapa perbedaan penting antara guru dan filsuf. Perbedaan-perbedaan itu dalam dirinya sendiri sama sekali tidak mengimplikasikan apa pun mengenai manfaat menjadi guru maupun menjadi filsuf. Mengikuti seorang guru atau bahkan menjadi guru mungkin saja merupakan aktivitas yang sangat bernilai bagi seseorang. Pengetahuan tentang perbedaan-perbedaan tersebut berguna untuk memperjelas atau mengubah pandangan kita mengenai para guru maupun filsuf.
 

WELCOME TO IZOMAWL'S Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang