Pendekatan longitudinal adalah pendekatan dalam
penelitian yang dilakukan dengan cara menyelidiki perkembangan manusia dalam
jangka waktu yang lama atau sebagian waktu dari hidup manusia tersebut,
misalnya mengikuti perkembangan seseorang dari lahir sampai akhir hidupnya atau
sebagian hidupnya.
Pendekatan ini pun mempunyai kelebihan dan
kelemahan. Di antara kelebihan pendekatan longitudinal ini adalah sebagai
berikut:
a. Sampel
lebih sedikit, sehingga memungkinkan untuk melakukan analisis terhadap
pertumbuhan dan perkembangan setiap individu.
b. Memungkinkan
mengetahui gangguan-gangguan dalam perkembangan, baik secara pribadi maupun
dalam kelompok.
c. Memungkinkan
melakukan analisis terhadap hubungan antara proses pertumbuhan, baik aspek
kematangan maupun pengalaman, karena data yang diperoleh berasal dari anak yang
sama.
Sedangkan kelemahan
dari pendekatan longitudinal ini adalah seperti berikut :
a. Membutuhkan
waktu yang lama dan biaya yang besar.
b. Memerlukan
memerlukan banyak peneliti yang kemungkinan memiliki pengalaman yang
berbeda-beda.
c. Kemungkinan
terjadinya gangguan dalam selang waktu penelitian yang sedang dilakukan.