Satu
hal dari pemikiran ini adalah tradisi sekolah pribadi yang ‘progresif’,
mencakup A. S. Neill (1968) dan Dartington Hall (Meighan, 1985). Bagaimanapun
juga pengaruh utama dari tradisi progresif telah menjadi pendidikan utama di
Inggris. Hal ini telah banyak membantu dua laporan pendidikan, laporan Hadow
(1931) dan laporan Plowden (1967), (Blenkin dan Kelly, 1981). Laporan Hadow
memberikan sebuah artikulasi tradisi progresif yang sangat berpengaruh dalam
pendidikan dan penolakan tradisi sekolah dasar oleh pelatih industry.
Pembangunan pandangan tentang masa anak-anak dibahas di atas, laporan
menegaskan proses pendidikan sebagai sesuatu yang aktif mencari tahu dari pada
penerimaan pengetahuan secara pasif.
Kurikulum
diajarkan dalam istilah aktivitas dan pengalaman dari pada pengetahuan yang
diperoleh dan fakta yang disediakan. Tujuannya seharusnya untuk mengembangkan
kekuatan fundamental manusia dalam seorang anak. (Laporan Hadow, 1931,
halaman 93)
Pendidik
progresif ‘gaya sastra romantis bebas’ (Richards, 1984) menerima ekspresi
terpenuhnya, sebaik dukungan terkuatnya, dalam laporan Plowden (1967).
Pada jantung
proses pendidikan yang ada pada anak. Tidak ada kemajuan pada kebijakan, tidak
ada penerimaan perlengkapan yang telah mereka inginkan untuk akibatnya kecuali
kalau mereka dalam keselarasan dengan alam anak, kecuali kalau mereka pada
dasarnya dapat diterimanya.
(Laporan
Plowden, 1967, dikutip dari Polllard, 1987, halaman 1)
Sebuah sekolah
tidak hanya mengajar berbelanja, tapi juga [membawa] nilai dan sikap. Sekolah
merupakan sebuah komunitas di mana anak-anak pertama kali hidup dan masa
terpenting sebagai anak-anak dan bukan sebagai masa depan dewasa… sekolah
dengan bebas menentukan lingkungan yang tepat untuk anak-anak, mengizinkan
mereka untuk menjadi diri mereka sendiri dan berkembang pada caranya dan pada
langkah yang tepat untuk mereka… Hal ini memberikan tekanan tertentu pada
penemuan diri, pada pengalaman pertama dan pada kesempatan untuk kerja kreatif.
Hal ini menuntut bahwa pengetahuan tidak jatuh dalam sesuatu yang terpisah dan
bahwa pekerjaan dan bermain tidak berlawanan tapi saling melengkapi.
(Laporan
Plowden, 1967, dikutip dari Richards, 1984, halaman 71)
Sehingga
seperti ringkasan kritik Peters, laporan Plowden menunjukkan pandangan
bebas/maju bahwa anak memiliki sebuah ‘dasar’ yang ‘berkembang’ dalam
lingkungan yang tepat, dan pengarahan diri (mencakup pengaturan diri dan
penemuan) merupakan bagian penting dari perkembangan ini, bahwa pengetahuan
tidak dipindah
dan kurikulum harus dihubungkan untuk menanggapi hal ini, dan guru harus
menjadi seorang pemandu, seorang penunjuk lingkungan dari pada seorang pelatih,
memungkinkan anak untuk memulai dari penemuan ke penemuan ketika mereka ‘siap’
dengan sedikit campur tangan.