Sabtu, 03 Desember 2016

Kematangan dan Perkembangan Pengalaman Peserta Didik


Perkembangan yang dialami peserta didik membawa mereka ke arah kematangan. Kematangan ini akan tercapai jika sudah menemukan pegangan atau nilai-nilai yang mereka cari, yaitu menjelang berakhirnya masa remaja atau mulainya masa dewasa.
Kematangan fisik atau jasmani terjadi setelah berhentinya pertumbuhan yang terjadi dengan pesat, sehingga anak laki-laki akan kelihatan berjalan tegap karena dada dan bahunya semakin bidang, sedangkan anak perempuan berjalan melenggang karena pinggulnya membesar. Kematangan sosial ditandai oleh sikap sosial yang mantap sebagai anggota masyarakat dan anggota keluarga yang mulai merasakan adanya tanggungjawab baik sebagai pribadi ataupun sebagai anggota masyarakat. Kematangan emosional ditandai oleh stabilnya emosi sehingga ledakan-ledakan yang sering terjadi semakin berkurang dan bahkan berhenti sama sekali.

Kematangan (maturation) adalah urutan perubahan yang dialami individu secara teratur yang ditentukan oleh rancangan genetiknya (Santrock dan Yussen, 1992: 20). Para ahli psikologi perkembangan menekankan unsur kematangan atau pembawaan mengklaim warisan biologis sebagai unsur yang paling mempengaruuhi perkembangan anak. Pengalaman merupakan peristiwa yang dialami oleh individu dalam berinteraksi dengan lingkungan. Disini pengalaman dianggap sebagai unsur lingkungan, yakni sebagai pengalaman-pengalaman environmental yang diperoleh dalam kehidupan.
 

WELCOME TO IZOMAWL'S Template by Ipietoon Cute Blog Design and Bukit Gambang