Di samping ketiga tugas pokok guru tersebut di atas,
menurut Muhtar (1992), guru juga berperan sebagai :
a. Fasilitator
perkembangan siswa
Kemampuan dan potensi yang
dimiliki siswa tidak mungkin dapat berkembang dengan baik apabila tidak
mendapat rangsangan dari lingkungannya. Dalam suasana sekolah, guru diharapkan
dengan siswa secara individual telah mempunyai kemampuan dan potensi itu.
Dengan kata lain mempunyai peranan sebagai fasilitator dalam mengantarkan siswa
ke arah hasil pendidikan yang tinggi mutunya.
b. Agen
pembaharuan
Kehidupan manusia merupakan
serangkaian perubahan-perubahan yang nyata. Perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi pada era globalisasi ini mengalami kepesatan yang melangit. Dalam hal
ini, guru dituntut untuk
tanggap terhadap perubahan dan dituntut untuk bertugas sebagai agen pembaharuan
dan mampu menularkan kreatifitas dan kesiapan mental siswa.
c. Pengelola
kegiatan proses belajar mengajar
Guru dalam hal ini bertugas
mengarahkan kegiatan belajar siswa untuk mencapai tujuan pembelajaran. Oleh
karena itu, dalam menyajikan materi pelajarannya, guru berperan dan bertugas
sebagai pengelola proses belajar mengajar.
d. Pengganti
orang tua di sekolah
Guru
dalam hal ini harus dapat menggantikan orang tua siswa apabila siswa sedang
berada di sekolah. Dalam melaksanakan tugasnya sebagai pengganti orang tua,
guru harus mampu menghayati hubungan kasih sayang seorang bapak atau seorang
ibu terhadap anaknya. Oleh karena itu, guru mampu mengenal suasana siswa di
rumah atau dalam keluarganya.